Pendekatan;
Ketegasan tiu tentang:
- Memikul tanggung jawab untuk diri sendiri dan pengendalian diri sendiri.
- Memutuskan apa yang anda inginkan dari setiap situasi yang ada.
- Mendengarkan orang lain dan memahami perasaan, keinginan dan possis meraka.
- Menmukan pemcahan yang dapat diterima kedua belah pihak.
Ketegasan bermanfaat dalam situasi-situasi berikut:
- Menghadapi konflik
- Negosiasi
- Kepemimpinan dan motivasi
- Memberikan dan menerima umpan balik
- Kerja sama
- Didengarkan dalam rapat.
Inti teknik terdiri dari:
- Perumusan yang jelas atas maksud dan sasaran anda.
- Bicara jujur dan langsung
- Perlihatkan pengertian anda atas pandangan orang lain
- Perasaan mampu tetap bertahan pada posisi anda bila hal itu penting bagi anda dan bersikap luwes bila memang tepat.
Apa yang anda peroleh:
- Rasa yakin diri
- Meningkatnya kesadaran diri
- Berkurang nya rasa tidak aman.
- Citra diri yang lebih jelas.
Mempersiapkan Dasar
1. Mulai dari kedudukan yang kuat
Tentu saja di samping ada unsure-unsur teknis, organisasionla dan pribadi dalam pekerjaan anda tempat anda memerlukan umpan balik, anda juga perlu mengembangkan kemampuan untuk mengetahui secara jelas apa pendapat anda sendiri atas pekerjaan atau dirianda sendiri.
2. Mulai dari tempat yang wajar
Dalam berbicara dengan mitra anda atau kelompok, lihatlah apakah anda dapat membuat daftra hak-hak mereka;.
Daftar hak-hak:
- Hak untuk diperlakukan dengan hormat
- Hak untuk memiliki dan mengungkapakan pendapat dan perasaan sendiri.
- Hak untuk ,didengarkan dan diterima secara serius
- Hak untuk mendapat prioritasnya sendiri.
- Hak untuk mangatakan “tidak” tanpa rasa bersalah
- Hak untuk meminta apa yang diinginkan.
- Hak untuk meminta informs dari para ahli.
- Hak untuk membuat kesalahan.
- Hak untuk memilih tidak menuntuk seseorang.
Sikap Dasar
Ada 4 perilaku dasar, termasuk sikap tegas. Jenis bahasa dan perilaku yang berbveda merupkaan sifat khas masing-masing.
Perilaku agresif:
- Menakutkan, mengancam, keras
- Ingin mencapai tujuan dengan mengorbankan orang lain.
- Berusaha untuk menang.
- Bertahan, suka bertengkar.
- Meledak-ledak. Tidak dapat diduga.
Orang yang menrima perlakuan agresif:
- Membela ldiri
- Sakit hati
- Benca/marah
- Takut
Perilaku tidak tegas atau pasif adalah:
- Pilih-pilh
- Menghindari komfrontasi
- Mengalami kesulitan dalam mengambil tanggung jawab atau membuat keputusan.
- Merasa seperti korban
- Menyalahkan orang lain atas suatu kaejadian.
- Pemaaf dan menolak pujian.
Orang yang bekerja dengan orang yang tidak tegas atau pasif adalah:
- Jengkel
- Bersalah
- Benci/marah
- Frustasi
Perilaku pasif ditanda dengan oleh sikap “bandel” dan tidak berusaha mengambil inisiatif untuk memperbaiki keadaan.
Perilaku manipulasi adalh:
- Licik
- Agrsif secara tidak langsung
- Mengendalikan orang lain dengan cara yang licik dan kasar
- Bermuka dua-ramah didepan namun meracuni di belakang
- Penipu
Ornag yang bekerja dengan orang yang memiliki perilaku manipulasi:
- Bingung
- Marah
- Bersalah
- Frustasi
Perilaku yang tegas adalah:
- Mencapai tujuan tanpa menghancurkan orang lain
- Melindungi hak-hak pribadi dan menghargai hak-hak orang lain
- Merasa puas terhadap diri sendiri, memiliki keprcayaan terhadap diri sendiri.
- Menjadi terbuka secara social dan emosional
- Membuat pilihan sendiri dan memikul tanggung jawab.
- Menanyakan secara langsung apa yang perlu dicapai, ketika menarima penolakan.
Kritik dan Pujian
1. Memberikan umpan balik kritik dengan cara tegas
Bila perlu memberikan kritik, ingatlah butir penting ini: keritiklah perilaku bukan pribadinya, katakana itu sesuatu yang gila daripad anda gila. Atau smaya tidak puas dengancara anda menangani hai itu, daripada anda menangani hai itu degan uruk.
2. Menghadapi kritik secara tegas
Jika anda merasa panic ketika dikritik, ingatlah bahwa hai ini mungkin timbul karena selubung kritikan yang terjadi sewaktu anda masih kecil.
- Pengaburan
3. Menghadapi kritik yang benar dan tidak benar
Ketika kita mendengar kritik yang benar, kiataharus melawan gejolak perasaan kita dengan memperingatkan kepada diri kita bahwa kesalahan atau kebodohan tersebut tidak menjadikan kita seorang yang tidak berguna, begitupun sebaliknya kalau kita mendapatkan kritikan yang tidak benar.







